EVALUASI DAN ARAHAN BERKAS CALON SEKOLAH ADIWIYATA TINGKAT KOTA 2026

news
07 April 2026 || Admin SMAN 38
EVALUASI DAN ARAHAN BERKAS CALON SEKOLAH ADIWIYATA TINGKAT KOTA 2026

Evaluasi dan Arahan Berkas Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota 2026 Bersama Sekolah Binaan SMAN 38 Jakarta

Jakarta, 7 April 2026 — SMAN 38 Jakarta menjadi tuan rumah kegiatan Evaluasi dan Pengecekan Berkas Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan sekolah dalam mempersiapkan penilaian Adiwiyata tingkat kota.

Kegiatan ini diikuti oleh sekolah binaan SMAN 38 Jakarta, yaitu SDN Lenteng Agung 07, SMAN 49 Jakarta, dan SMKN 62 Jakarta. Selain itu, turut hadir SMPN 166 Jakarta dan LPSES sebagai bagian dari pembinaan wilayah yang juga mengikuti proses evaluasi berkas pada kesempatan tersebut.

Dalam kegiatan ini, masing-masing sekolah mendapatkan evaluasi sekaligus arahan terhadap berkas yang telah disusun berdasarkan berbagai indikator Adiwiyata yang masih perlu disempurnakan. Evaluasi difokuskan pada sejumlah aspek penting, di antaranya pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan sampah, pengiriman sampah plastik ke bank sampah atau pengepul, hingga penyusunan jadwal piket bank sampah.

Selain itu, dibahas pula mengenai pembuatan kompos, pengumpulan minyak jelantah, serta pemahaman perbedaan antara sumur resapan dan biopori sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan berbasis sekolah. Tidak kalah penting, kegiatan ini juga menekankan penguatan implementasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) sebagai fondasi dalam membangun budaya lingkungan yang berkelanjutan.

Dalam arahannya, narasumber dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Selatan menekankan pentingnya kelengkapan dan kualitas berkas sesuai indikator penilaian.

“Pengelolaan sampah harus terlihat jelas alurnya, mulai dari pemilahan, pengumpulan, hingga penyaluran ke bank sampah atau pengepul. Kegiatan seperti pembuatan kompos dan pengumpulan minyak jelantah juga perlu terdokumentasi dengan baik dalam berkas.”

“Bagi sekolah yang nilainya belum memenuhi standar, silakan segera dilakukan perbaikan dan penyempurnaan berkas agar seluruh indikator dapat terpenuhi secara optimal.”

Melalui kegiatan evaluasi dan arahan ini, diharapkan seluruh sekolah yang terlibat dapat semakin siap dalam mengikuti penilaian Adiwiyata serta terus berkomitmen dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

.

LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP